Sejarah Cagar Budaya Masjid Ampang Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota

×

Sejarah Cagar Budaya Masjid Ampang Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota

Bagikan berita
Sejarah Cagar Budaya Masjid Ampang Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota (FOTO: BPCB Sumbar)|
Bagian dalam Masjid Ampang Gadang  (FOTO: Dok. BPCB Sumbar)|Bentuk atap dan menara Masjid Ampang Gadang(FOTO: Dok. BPCB Sumbar)
Sejarah Cagar Budaya Masjid Ampang Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota (FOTO: BPCB Sumbar)| Bagian dalam Masjid Ampang Gadang (FOTO: Dok. BPCB Sumbar)|Bentuk atap dan menara Masjid Ampang Gadang(FOTO: Dok. BPCB Sumbar)

Bangunan serambi terbuat dari bata berlepa, sedangkan bangunan penampil di sebelah kanan dan kiri bangunan terbuat dari anyaman bambu yang dilapisi semen.

Bangunan penampil ini mempunyai atap berbentuk kubah dengan tubuh bangunan berbentuk segi delapan.

Setiap sisi berukuran 1,6 m atau berdiameter 4,2 m pada sisi Timur bangunan serambi, diantara dua bangunan penampil berkubah, terdapat dua buah pintu masuk masjid dengan penampang berbentuk lengkung masing-masing dengan tinggi 3,3 m dan lebar 1,7m.

Secara keseluruhan, bangunan serambi ini berukuran 16 x 4,4 m.

Bangunan Menara

Bangunan menara terbuat dari bata merah disemen dengan gaya perpaduan Eropa dan Persia.

Menara masjid terletak di sebelah selatan dan memiliki kesamaan bentuk dengan menara Masjid Raya Taluk.

Bagian dasar menara berbentuk persegi dan bagian atasnya berbentuk segi delapan.

Bagian lebih atas lagi masih berbentuk sama namun lebih kecil, kemudian berbentuk bulat dan beratap seng.

Pintu masuk menara berada di sebelah timur dengan melalui empat anak tangga di bagian bawah.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini