Catatan Bhenz Maharajo: Langkah Mustahil Datuak Safar

×

Catatan Bhenz Maharajo: Langkah Mustahil Datuak Safar

Bagikan berita
Penulis, Bhenz Maharajo berdiskusi dengan Datuak Safaruddin Bandaro, Kamis, 25 Februari 2021.
Penulis, Bhenz Maharajo berdiskusi dengan Datuak Safaruddin Bandaro, Kamis, 25 Februari 2021.

Kepada Datuak Safar saya cuma bisa berpesan, untuk terus konsisten di jalannya, seperti konsistennya dia menjaga semangat untuk mengabdi. Jadilah pemimpin seperti kayu gadang di tangah padang: Pokoknya untuk bersandar, daunnya tempat berlindung kala panas mendera.

Seperti biasa, saya memastikan untuk terus berada di luar kekuasaan. Saya katakan pada Datuak, saya akan menjadi peniup peluit, yang mengingatkannya jika salah langkah, mendukungnya penuh kalau kebijakannya berpihak pada rakyat badarai. Saya juga menyebut, kalau nanti Datuak mangkir dari garis perjuangan, saya terdepan melawannya.

Teruslah dalam kesederhanaan hidup. Saya yakin Datuak amanah, seyakin saya menyematkan panggilan Apa (ayah-red) padanya. Selamat berkelindan dalam pengabdian, selamat sibuk mengurusi rakyat yang kadang keras kepala. Oh iya, kapan lagi kita menikmati tunjang Dibao Untuang? Hehehehe…. (*)

 

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini