Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan

×

Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan

Bagikan berita
Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)
Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Makam Syekh Muhammad Jamil di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)

HALONUSA.COM  - Makam Syekh Muhammad Jamil menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar).

Makam Syekh Muhammad Jamil tercatat sebagai cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar dengan nomor inventaris 11/BCB-TB/A/14/2007.

Lokasi Makam Syekh Muhammad Jamil ini tepatnya berada di Jalan Koto Baru–Asam Kumbang, Dusun Jorong Kotobaru, Desa/Kelurahan Nagari Koto Baru, Kecamatan Bayang.

Secara astronomis, cagar budaya ini berada di titik: S 1° 13' 10.499"E 100° 33' 43.999".

Sedangkan secara geografis, situs cagar budaya Makam Syekh Muhammad Jamil Makam berada dalam bentang alam dataran rendah dengan elevasi 75 Mdpl, makam berada dilereng bukit yang berdekatan pula dengan Sungai.

Makam Syekh Muhammad Jamil ini memiliki luas bangunan 3.6 m x 2.7 m (9,72 m²) lahan 15 m x 10 m ( 150 m²).

Akses ke lokasi makam dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua atau empat menuju ke arah sebelum gerbang Masjid Jamik yang lama, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 300 m melewati Masjid Jamik lama, dan saluran irigasi.

Pemilik Makam Syekh Muhammad Jamil adalah Kaum Syamsani, dan dikelola oleh Kaum Syamsani, BPCB Sumatera Barat.

Sejarah atau Historis

Syech Mohammad Jamil yang lebih dikenal dengan sebutan Pakiah Jamiak.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini