Bukan Jepang, Ternyata Kebun Teh Alahan Panjang Pernah jadi Rebutan Jerman dan Belanda

×

Bukan Jepang, Ternyata Kebun Teh Alahan Panjang Pernah jadi Rebutan Jerman dan Belanda

Bagikan berita
Kebun Teh Alahan Panjang. (Foto: Pesona Travel)
Kebun Teh Alahan Panjang. (Foto: Pesona Travel)

Kini, PT Perkebunan Nusantara yang mengelola wilayah ini secara keseluruhan dengan kegiatan serupa oleh para petani zaman dulu hingga sekarang.

Sudah lebih dari seabad lamanya, aktivitas memetik dedaunan teh masih kerap dilakukan warga sekitar yang berprofesi petani terhadap 20 hektar lahan tersebut.

Keindahan Kebun Teh Alahan Panjang

Kawasan ini juga layak untuk dikunjungi karena menawarkan hamparan kebun teh yang didominasi warna hijau dan tertata, juga menyejukkan mata.

Udara sejuk membuat kawasan ini sangat pas dijadikan tempat untuk menenangkan diri, bahkan kamu juga bisa menikmati kuliner khas Solok di sekitarnya.

Khusus untuk kamu yang berasal dari hiruk pikuk kehidupan kota, bisa menyaksikan keindahan Kebun Teh Alahan Panjang sebagai momen healing pelepas penat.

Jangan khawatir, karena salah satu destinasi wisata di Kabupaten Solok ini telah mendapat jutaan ulasan di berbagai situs perjalanan hingga Google sendiri.

Ada yang bilang, "tidak lengkap rasanya kalo jalan-jalan ke Solok kalo gak mampir foto-foto dan lihat cara petani memetik dan merawat kebun teh ini," tulis Shafarul pada komentar ulasan Trip Advisor.

"Tempat wisata dan self healing terbaik ... Melihat biru dan hijau dengan udara yang begitu segar," tulis Dewi Miranda pada ulasan Google dengan memberi bintang 5.

Bagaimana? Apakah fakta sejarah dan rangkuman keindahannya dapat membuatmu ingin liburan Tahun Baru 2023 dengan kunjungi Kebun Teh Alahan Panjang, Kabupaten Solok? (*)

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini