Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto

×

Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto

Bagikan berita
Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto (FOTO: BPCB Sumbar)
Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) di Kota Sawahlunto (FOTO: BPCB Sumbar)

HALONUSA.COM  - Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kota Sawahlunto, Sumatra Barat (Sumbar).

Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) tercatat sebagai cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar dengan nomor inventaris 72/BCB-TB/A/06/2007.

Lokasi Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) ini tepatnya berada di Jalan Perbatasan Muarokalaban - Kubang Sirakuk Utara, Desa/Kelurahan/Nagari Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang.

Secara astronomis, cagar budaya ini berada di titik: 00°41′59.3″S 100°46′44.5″E (-0.6998031, 100.7790363).

Sedangkan secara geografis, situs cagar budaya Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) 297 Mdpl.

Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) ini memiliki luas bangunan ± 828 m x 3,7 m (3063,6 m²) lahan ± 828 m x 14,8 m (12254,4 m²).

Akses menuju Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam)  berada di pinggir jalan. Bisa diakses oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

Pemilik Terowongan Kereta Api Muaro Kalaban (Lubang Kalam) adalah PJKA dan dikelola oleh PJKA.

Sejarah atau Historis

Spoorweg Tunnel atau Lubang Kalam dibangun tahun 1892 dan selesai pada tahun 1894.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini