Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam

×

Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam

Bagikan berita
Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: Barak Bunker BPCB Sumbar)|Sejara
Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: Barak Bunker BPCB Sumbar)|Sejara

Deskripsi Arkeologis

Ukurannya tinggi 4,1 m dan ukuran bagian terpanjang 6,8 m dan bagian terlebar 9,6 m, pintu masuk dari arah Utara berukuran tinggi 80 cm, lebar 90 cm, dan ketebalan dinding 1 m.

Pada bagian dalam berupa ruangan kosong, ruangan dalam dilengkapi dengan ventilasi berupa lubang kecil pada bagian bawah sebanyak tiga buah, masing-masing pada sisi Timur, Barat, dan Selatan masing-masing satu buah.

Kondisi bangunan masih relatif baik, hanya keadaan lingkungan dalamnya sangat kotor, berair dan tidak terawat.

[caption id="attachment_18964" align="aligncenter" width="503"]Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: BPCB Sumbar) Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: Bunker 1 BPCB Sumbar)[/caption]

Sekitar 50 m dari Pilbox Jepang ini, tepatnya pada sisi kanan sebelum jalan simpang menuju ke areal PLTA Maninjau terdapat bangunan kedua berupa bangunan beton berbentuk setengak lingkaran dengan tinggi sekitar 1 m, tebal dinding 50 cm dan jarak antar dua ujung sekitar 4,25 m.

Bangunan ini dilengkapi dengan tiga buah lubang berjarak 30 cm dari atas.

Lubang tersebut pada bagian depan besar dan semakin mengecil pada bagian dalamnya (belakang) dengan lebar lubang 45 x 25 cm.

[caption id="attachment_18963" align="aligncenter" width="495"]Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: BPCB Sumbar) Sejarah Cagar Budaya Pilbox Jepang Muko-Muko (Kompleks Pilbox Jepang Muko-Muko) di Kabupaten Agam (FOTO: Bunker 2 BPCB Sumbar)[/caption]

Situasi bangunan banyak ditumbuhi semak belukar. Tampaknya lingkungannya telah mengalami perubahan, karena bangunan tersebut sebagian terpendam. Bangunan ini tidak terawat lagi oleh masyarakat sekitarnya.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini