Pak Jokowi, Ada Pegawai KPI Pusat yang Ngaku Dilecehkan dan Di-bully Teman Kantor

×

Pak Jokowi, Ada Pegawai KPI Pusat yang Ngaku Dilecehkan dan Di-bully Teman Kantor

Bagikan berita
Ilustrasi korban pelecehan. (Foto: IST/liputan6.com)
Ilustrasi korban pelecehan. (Foto: IST/liputan6.com)

"Saya berpikir untuk resign, tapi sekarang sedang pandemi Covid-19, di mana mencari uang adalah sesuatu yang sulit," ujarnya.

Pada pesan tersebut, ia juga mencantumkan nama-nama pelaku yang mem-bully dan melakukan pelecehan kepadanya.

Tanggapan Ketua KPI Pusat

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Ketua KPI Pusat, Agung Suprio mengatakan, bahwa saat ini jajaran pimpinan akan melakukan investigasi internal untuk mendalami informasi tersebut. Kata dia, rapat akan dilakukan sore ini.

Ia mengatakan, investigasi dilakukan lantaran nama-nama terduga pelaku yang tertera dalam pesan tersebut itu benar merupakan pegawai KPI Pusat.

"Kami melakukan investigasi internal terhadap keterangan yang didapat dari broadcast tersebut. Karena kan nama-nama di dalam broadcast itu memang betul mereka itu pekerja di KPI," ucap dia saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Agung mengatakan, KPI Pusat akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku apabila pelecehan seksual dan aksi perundungan itu terbukti benar.

Menurutnya, pihak komisioner saat ini juga sudah mengetahui identitas dari korban. Ia mengatakan akan melakukan pendekatan kepada korban agar mau bercerita lebih lanjut terkait peristiwa perundungan itu.

Nantinya, kata dia, KPI juga akan memberikan bantuan hukum apabila korban hendak memproses perkara itu ke kepolisian.

"KPI akan berada bersama korban. Posisi KPI, kemudian KPI akan mendampingi korban ke kepolisian jika memang korban ingin melaporkan ke kepolisian," ucap dia. (*)

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini