7 Fakta Banjir Bandang 'Galodo' di Sumatera Barat, Ada Masjid yang Selamat

×

7 Fakta Banjir Bandang 'Galodo' di Sumatera Barat, Ada Masjid yang Selamat

Bagikan berita
7 Fakta Banjir Bandang 'Galodo' di Sumatera Barat, Ada Masjid yang Selamat
7 Fakta Banjir Bandang 'Galodo' di Sumatera Barat, Ada Masjid yang Selamat
bb
Satu unit rumah hancur dihantam banjir bandang 'galodo' di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (Foto: Halonusa.id)

Banjir galodo terjadi dibeberapa wilayah di Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.

Di Kabupaten Agam, banjir galodo terjadi di beberapa titik, termasuk Jorong Galudua, Nagari Koto Tuo IV, lalu yang paling parah dampaknya yaitu Bukit Batabuah Kecamatan Canduang, dan Galuang Kecamatan Sungai Puar.

Di Kabupaten Tanah Datar, galodo terjadi di kawasan Lembah Anai, Kecamatan 10 Koto, Simpang Manunggal atau jalur penghubung Padang Batusangkar Kecamatan Limo Kaum, dan daerah Pasia Laweh Kecamatan Sungai Tarap.

Di Padang Panjang, banjir terjadi di Lubuk Mato Kuciang, Kujang Kelurahan Pasar Usang.

3. Penyebab Terjadinya Galodo

lk
Proses pencarian korban hilang pascabanjir bandang di Sumbar. (Foto: Halonusa.id)

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa banjir bandang di Sumatera Barat dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Lahar hujan terjadi karena endapan material hasil erupsi Gunung Marapi yang tersapu oleh hujan, terutama di lereng atas.

Akumulasi air selama hujan yang tertahan di hulu sungai juga memicu banjir bandang.

4. Memutuskan Jalan Utama Padang-Bukittinggi

pp
Dua alat berat tampak beroperasi di sungai kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat pascabanjir bandang. (Foto: Halonusa.id)

Musibah banjir galodo merusak beberapa fasilitas umum, termasuk memutuskan Jalan Utama Padang-Bukittinggi, yang merupakan jalur penting di Sumatera Barat.

Editor : Heru C
Sumber : Youtube Creative Hamdi
Bagikan

Berita Terkait
Terkini