Indonesia Resmi Resesi, Sesi I IHSG Justru Meroket tajam 2,03%

×

Indonesia Resmi Resesi, Sesi I IHSG Justru Meroket tajam 2,03%

Bagikan berita
Foto: Shutterstock
Foto: Shutterstock

HALONUSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sangat tajam pada perdagangan sesi I siang ini. Padahal, pertumbuhan ekonomi Indonesia diumumkan resmi resesi karena negatif selama dua kuartal.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 tercatat minus 3,49 persen. Sebelumnya ekonomi kuartal II-2020 minus 5,32% dan pada kuartal I-2020 tumbuh positif 2,97%.

Dalam keterangan resmi melalui video virtual, Kamis (5/11/2020), di Jakarta, Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan bahwa ekonomi kuartal II diketahui minus 5,32 persen. Ekonomi kita alami kontraksi minus 3,49 persen di kuartal III.

"Perekonomian di beberapa negara lebih baik dibandingkan kuartal II 2020. Beberapa indikator di beberapa negara mengalami perbaikan. Namun masih terkendala karena adanya Covid-19," kata Suhariyanto dalam paparannya.

Baca juga:

Suhariyanto juga mengungkapkan bahwa ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia di kuartal III masih terkontraksi namun tidak separah di kuartal II 2020.

Sementara itu, Suhariyanto juga menyinggung soal realisasi belanja negara (APBN) triwulan III tercatat mencapai Rp771,137 triliun. Sedangkan realisasi penanaman modal mencapai Rp209 triliun pada kuartal ketiga. (*)

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini