4 Tingkatan Adat Minangkabau yang Menjadi Falsafah Kehidupan Hingga Sekarang

×

4 Tingkatan Adat Minangkabau yang Menjadi Falsafah Kehidupan Hingga Sekarang

Bagikan berita
Collectie Tropenmuseum Poserende Minangkabause Familie Voor Het Familiehuis In Solok. Berpose Keluarga Minangkabau Di Depan Rumah Keluarga Di Solok. 4 Adat Minangkbau yang Menjadi Falsafah Kehidupan Hingga Sekarang (Foto: Collectie Tropenmuseum/Halonusa)
Collectie Tropenmuseum Poserende Minangkabause Familie Voor Het Familiehuis In Solok. Berpose Keluarga Minangkabau Di Depan Rumah Keluarga Di Solok. 4 Adat Minangkbau yang Menjadi Falsafah Kehidupan Hingga Sekarang (Foto: Collectie Tropenmuseum/Halonusa)

HALONUSA.COM - Setiap suku bangsa di Indonesia kaya akan tradisi dan kebudayaan, hingga sudut pandang kehidupan.

Pada setiap suku bangsa umumnya mempunyai pandangan hidup  sendiri,  yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Tak luput dengan suku Minang sendiri mempunyai pandangan hidup sendiri  yang  berbeda dengan pandangan hidup suku-suku bangsa lainnya.

Pandangan hidup orang Minang tertuang  dalam ketentuan adat, yang disebut dengan Adat Minangkabau.

Dan yang tak terlepas dari Petatah Minangkabau tertuang singkat Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato Adaik Mamakai, yang berarti adat berlandaskan ajaran Islam.

Adat Minang adalah falsafah kehidupan yang menjadi budaya atau kebudayaan Minang.

Yang merupakan suatu aturan atau tata cara kehidupan masyarakat Minang yang disusun berdasarkan musyawarah dan mufakat dan diturunkan secara turun temurun secara alamiah.

Adat Minangkabau mengatur tata nilai kehidupan mulai dari hal yang paling kecil sampai kepada kehidupan yang lebih luas seperti politik, ekonomi, hukum, dan kesenian.

Bagi masyarakat Minang, adat merupakan wajah lain dari kebudayaan Minangkabau.

Hal tersebut menegaskan pengertian kebudayaan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat.

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini