Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal? Berikut Faktanya

×

Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal? Berikut Faktanya

Bagikan berita
Presiden Jokowi Resmikan Ruas Tol Trans-Sumatera di Lampung
Presiden Jokowi Resmikan Ruas Tol Trans-Sumatera di Lampung

2. Wilayah Rawan Begal

Secara spesifik, Djoko mengatakan ruas yang dianggap zona merah itu relatif jauh dari Mesuji dan Kayu Agung. Namun beberapa kejadian tindak kejahatan pernah terjadi di sana.

"Tapi yang namanya orang nekat rampok mencegat kendaraan, korbannya truk-truk yang lagi istirahat, ada yang menyerang, ada yang bawa mobil juga rampoknya, modal juga mereka," katanya.

Sementara di bagian utara tol Trans Sumatera, Djoko menilai tidak pernah terjadi masalah. Menurut Djoko, pemicunya adalah mengenai tingkat sosial di wilayah tersebut.

"Sebagai pembanding tol di Kalimantan juga sepi, tapi malah aman," ujarnya.

3. Kurang Layanan

Untuk membenahi masalah sosial di wilayah tersebut, Djoko mengungkapkan arus ada pembenahan khususnya mengenai pelayanan jalan tol. Salah satunya ketentuan standar pelayanan minimum (SPM) seperti lampu penerangan jalan yang harus diubah.

Ia menerangkan, ketentuan soal lampu penerang jalan memang tidak diwajibkan untuk ruas tol antar kota dan hanya berlaku di tol dalam kota saja.

"Pengalaman saya dari Terbanggi Besar-Kayu Agung sampai 87 km tanpa lampu, kalau berkendara sendiri serem juga," ucapnya.

Baca juga: Penipu Modus Petugas Covid-19 di Padang Sudah Beraksi di 23 Lokasi

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini