Khutbah Jum'at 10 Maret 2023 tentang Orang yang Boleh Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

×

Khutbah Jum'at 10 Maret 2023 tentang Orang yang Boleh Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Bagikan berita
Ilustrasi Sholat Jumat.(Foto: Instagram)
Ilustrasi Sholat Jumat.(Foto: Instagram)
HALONUSA.COM - Bulan Ramadhan tahun ini, jatuh pada hari Kamis 23 Maret 2023 yang akan menjadi inspirasi ceramah khutbah Jum'at 10 Maret 2023. Kamu bisa membawakan tema tentang "Orang yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan" karena terdapat beberapa alasan yang melatarbelakanginya, seperti orang sakit dan sedang dalam perjalanan. Seperti yang diketahui, bahwa berpuasa saat bulan Ramadhan adalah hal wajib dan harus dilakukan oleh semua umat Islam yang telah baliqh dan berakal. Namun, ada beberapa pengecualian dari beberapa orang. Pada artikel ini, Halonusa.com akan membahas rangkuman terkait orang yang boleh tidak berpuasa tersebut dan bisa jadi inspirasimu sebagai teks bacaan ceramah untuk dibacakan saat khutbah Jum'at pada 10 Maret 2023. Aktivitas ceramah atau khutbah adalah bagian wajib dari rangkaian kegiatan sholat Jum'at setiap minggunya, dimana momen puasa Ramadhan yang jatuh pada bulan Maret ini dapat jadi momen pas dalam penentuan tema inspirasinya.

Teks Khutbah Jum'at 10 Maret 2023

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Kami memohon ampunan-Nya dan bertaubat kepada-Nya. Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah. Dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Saudara-saudari terkasih dalam Islam, hari ini saya ingin mengingatkan kita tentang kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan dan yang dibebaskan dari kewajiban ini. Seperti yang kita ketahui bersama, puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu pilar Islam. Wajib bagi setiap muslim untuk menjalankan ibadahnya, kecuali jika ia dibebaskan dari ibadah tersebut. Allah berfirman dalam Al Quran: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Puasa adalah sarana untuk mencapai taqwa, atau kesadaran Allah, karena puasa membantu kita untuk mengembangkan disiplin diri, mengendalikan keinginan kita, dan lebih menyadari tindakan dan pikiran kita. Menurut buku karya Ahmad Zarkasih dengab judul 'Bekal Ramadhan' terdapat beberapa orang yang boleh tidak berpuasa saat Bulan Ramadhan karena beberapa pengecualian dan alasan yang melatarbelakanginya. 1. Orang Sakit Beberapa ulama yang pendapatnya dirangkum dalam buku tersebut, menyebutkan terkait kekhawatiran orang sakit jika berpuasa, akan menambah parah penyakitnya. Apalagi jika raganya lemah dan hanya menerima makanan pengganti, berupa infus saja. Alasan lainnya yaitu akan memperlambat kesembuhannya, maka hukumnya, puasa pengganti dapat dilakukan di hari lainnya ketika orang yang sakit tersebut sudah cukup pulih dan kuat untuk menahan lapar serta haus. 2. Musafir Ada beberapa syarat yang menjadi aturan bahwa seorang musafir atau orang bepergian jauh tersebut, boleh tidak berpuasa yaitu mereka yang keluar rumah atau melewati batas kota dengan jarak minimal 89 km. Namun, mereka dapat mengakhiri status musafir jika sudah sampai di rumah atau berniat untuk menetap di daerah lain. Bahkan jika si musafir berhenti setelah 4 hari perjalanan, maka keutamaan berpuasa dapat dilakukan kembali oleh mereka. 3. Tidak mampu Manfaat boleh tidak berpuasa, juga bisa dilakukan oleh orang tidak mampu dalam memenuhi kehidupan sehari-hari seperti sekedar makan dan minum yang menjadi pemenuhan kebutuhan pokok. Beberapa hal tersebut, didasarkan pada firman Allah SWT dalam Alquran surah Al-Baqaroh ayat 184 di bawah ini.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Dan siapa yang dalam keadaan sakit atau dalam perjalanan, maka menggantinya (puasa) di hari lain. Bagi mereka yang tidak mampu, boleh (juga) tidak berpuasa dengan keharusan memberi makan kepada orang miskin (Q.S Al-Baqarah: 184) 4. Hamil dan Menyusui Bagi wanita yang sedang dalam masa hamil dan menyusui, boleh tidak berpuasa selama Bulan Ramadhan. Namun harus menggantinya dengan membayar fidiah, jika tidak berkemungkinan melakukan puasa selama 30 hari di bulan lainnya. Untuk diketahui, ada 2 macam penggantian puasa yang boleh dilakukan yaitu Qadha dengan artian boleh melakukan puasa di hari lain (setelah Ramadhan) dan Fidiyah yaitu membayarkan sejumlah zakat pada orang yang tidak mampu. Itulah contoh teks khutbah Jumat, 10 Maret 2023 untuk dapat dijadikan inspirasi ceramah setelah sholat Jumat tentang Orang yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan pada artikel ini. Semoga bermanfaat (*) Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
KPU Sumbar