Rutin Setiap Idul Fitri, Festival Rakik-rakik Danau Maninjau Dibanjiri Pengunjung

×

Rutin Setiap Idul Fitri, Festival Rakik-rakik Danau Maninjau Dibanjiri Pengunjung

Bagikan berita
Festival Rakik-rakik di Danau Maninjau, Kabupaten Agam menyambut hari raya Idul Fitri 2024. (Foto: Romi Rahmat)
Festival Rakik-rakik di Danau Maninjau, Kabupaten Agam menyambut hari raya Idul Fitri 2024. (Foto: Romi Rahmat)

HALONUSA - Ribuan pengunjung memadati tepian Danau Maninjau untuk menyaksikan festival rakik-rakik yang diselenggarakan di Pantai Panyinggahan, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Kamis (11/4) malam.

Lokasi tersebut dipadati oleh ribuan pengunjung yang didominasi oleh warga lokal dan perantau yang ingin menyaksikan iven tahunan tersebut secara langsung.

Bahkan, kemacetan terjadi di akses jalan Maninjau - Sungai Batang akibat tingginya jumlah pengunjung yang ingin menyaksikan acara tersebut.

Tradisi rakik-rakik merupakan bagian dari acara tahunan yang diselenggarakan oleh penduduk Nagari Maninjau untuk merayakan hari raya Idul Fitri sekaligus memberikan hiburan bagi warga setempat maupun perantau.

Untuk diketahui, Rakik-rakik adalah rakit apung yang dihias dengan berbagai ornamen menarik seperti rumah gadang, jam gadang, masjid, dan bahkan beberapa ornamen mirip dengan tabuik Pariaman.

Penambahan lampu obor dan lampu LED juga meningkatkan daya tarik pengunjung. Suasana semakin meriah dengan sesekali terdengarnya letusan meriam bambu yang dinyalakan dengan karbit dan kembang api.

Walinagari Maninjau, Harmen Yasin, sebelumnya menyatakan bahwa festival rakik-rakik ini berlangsung selama tiga malam berturut-turut di tepian Danau Maninjau.

Pertama, acara ini digelar pada malam takbiran di masing-masing jorong di Nagari Maninjau, sementara malam kedua dan ketiga dilaksanakan di Pantai Panyinggahan, Jorong Kubu Baru.

"Ada 5 rakik-rakik yang berpartisipasi, mewakili 5 jorong di Nagari Maninjau, yaitu Jorong Gasang, Pasa Maninjau, Kubu Baru, Bancah, dan Kukuban," ungkapnya.

Menurutnya, persiapan pembuatan rakik-rakik telah dimulai sejak awal bulan Ramadhan oleh panitia acara bersama pemuda dan anak nagari setempat, karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk merakit ornamen dengan sebaik mungkin.

Editor : Heru C
Bagikan

Berita Terkait
Terkini