Erupsi Terus Meningkat, Pemkab Agam Tetapkan Tanggap Darurat, Masyarakat Mengungsi ke Rumah Kerabat

×

Erupsi Terus Meningkat, Pemkab Agam Tetapkan Tanggap Darurat, Masyarakat Mengungsi ke Rumah Kerabat

Bagikan berita
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Waristo. (Foto: RRI)
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Waristo. (Foto: RRI)

HALONUSA.COM - Erupsi gunung Marapi di Sumatera Barat nyaris terjadi setiap hari bahkan dalam beberapa waktu terakhir.

Erupsi Marapi telah mengeluarkan semburan lava pijar. Sebaran abu vulkanik juga telah sampai pada level yang membahayakan bagi kesehatan masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Agam menetapkan siaga darurat bencana gunung Marapi selama 14 hari terhitung dari tanggal 10 Januari hingga 24 Januari 2024.

Penetapan siaga darurat ini dikarenakan gunung Marapi mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang telah berada pada status erupsi magmatik, yakni erupsi yang mengeluarkan abu hingga pasir, serta lava pijar.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Waristo menegaskan, masyarakat yang berada di radius 4,5 km dari puncak telah dievakuasi dan tinggal sementara di rumah kerabat yang berada pada radius aman.

Selain itu, BPBD Agam juga telah mendirikan Posco tanggap darurat bencana di sejumlah lokasi, yakni di Batu Palano dan Bukit Batabuah.

"Salah satu poin dari hasil tanggap darurat itu adalah menyampaikan kepada pimpinan untuk menyarankan kita keluarkan surat siaga bencana. Alhamdulillah
sudah ditandatangani oleh Bapak Bupati siaga darurat kita 2 minggu mulai tanggal 10 sampai tanggal 24 Januari," katanya, Selasa, 16 Januari 2024.

BPBD Agam juga mengimbau masyarakat agar terus menggunakan masker jika
melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi bahaya abu vulkanik bagi kesehatan. (*)

Editor : Tisya
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini