Kisah Pelajar SD di Padang Pariaman, Digendong Orang Tua Seberangi Sungai Demi ke Sekolah

×

Kisah Pelajar SD di Padang Pariaman, Digendong Orang Tua Seberangi Sungai Demi ke Sekolah

Bagikan berita
Salas seorang pelajar SDN 36 Sungai Limau. (Foto: Liputan6)
Salas seorang pelajar SDN 36 Sungai Limau. (Foto: Liputan6)

HALONUSA.COM - Kisah pelajar SD di Padang Pariaman, digendong orang tua seberangi sungai demi ke sekolah.

Liburan sekolah telah usai, pelajar SD Negeri 36 Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman kembali harus bertaruh nyawa untuk bisa pergi ke sekolah.

Pelajar bersama gurunya harus bergandengan tangan untuk bisa menyeberangi Sungai Batang duku di Kenagarian Pilubang agar tidak terbawa arus.

Tak mudah memang perjuangan pelajar di Padang Pariaman ini untuk bisa belajar. Bagi pelajar putri, mereka harus digandeng tangannya atau bahkan digendong orang tuanya. Meski celana sudah disingsingkan namun tetap saja basah karena dalamnya sungai.

Aktivitas ini mereka lakoni dua kali sehari meski risiko basah dan peralatan sekolah yang tak jarang hanyut. Mereka juga tak bisa menggunakan sepatu karena tak bisa dipakai ke sekolah.

Jika air sungai meluap mereka harus meliburkan diri karena tak bisa menyeberang.

Perjuangan mereka tak hanya sampai di situ mereka juga harus meniti jembatan rusak dan lapuk dengan bergandengan tangan agar tidak jatuh. Jika tidak hal itu bisa membahayakan diri mereka.

"Kadang ada yang jatuh, kadang ada yang basah
bajunya, kadang-kadang ada yang hanyut terompanya. Takut sandal, takut buku basah dan tas basah juga, baju basah, celana basah karena menyebrang sungai yang harusnya besar," kata Pelajar SD 36 Sungai Limau, Anaz Furqan Firmansyah dilansir Halonusa.com melalui kanal YouTube Liputan6, Jumat, 5 Januari 2024.

Guru SDN 36 Sungai Limau, Joni Fitria mengatakan, biasanya kalau air besar air meluap dan jembatan-jembatan  kayu hanyut.

"Anak-anak kita kalau enggak bisa nyebrang libur. Kalau seperti ini kan (cuaca panas) bisa nyebrang sekolah dan pihak sekolah sudah berulang kali meminta kepada Bupati
Padang Pariaman agar membangun jembatan permanen namun hingga kini tak pernah digubris," katanya. (*)

Editor : Tisya
Sumber : YouTube Liputan6
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini