Sirine Peringatan Tsunami yang Berbunyi saat Gempa Magnitudo 7,3 Mentawai Ternyata Rusak

×

Sirine Peringatan Tsunami yang Berbunyi saat Gempa Magnitudo 7,3 Mentawai Ternyata Rusak

Bagikan berita
Menara sirine peringatan tsunami
Menara sirine peringatan tsunami

HALONUSA.COM - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Padang Panjang menyatakan bahwa sirine peringatan tsunami yang berbunyi di Kota Padang saat gempa Magnitudo 7,3 lalu karena ada kerusakan.

"Ya, memang ada kerusakan pada sistemnya kemarin itu," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Padang Panjang, Suaidi Ahadi, Jumat 28 April 2023.

Ia mengatakan bahwa kerusakan yang terjadi tersebut diketahui setelah sirine tersebut berbunyi, tetapi bukan bunyi sirine seperti biasanya, tetapi karena adanya kerusakan tersebut.

"Bunyinya itu seperti radio rusak, jadi bukan karena human error yang membunyikan sirine tersebut," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mencari tahu penyebab kerusakan terhadap sirine peringatan tsunami yang terjadi saat gempa lalu itu.

"Kemungkinan kerusakan tersebut karena adanya goncangan akibat gempa yang membuat alat tersebut bergeser sehingga mengalami eror seperti itu," katanya.

Menurutnya, kemungkinan lain adalah karena terjadinya kebocoran frekwensi radio yang digunakan untuk membunyikan sirine peringatan tsunami tersebut.

Menurutnya, ada sekitar 14 sirine peringatan tsunami yang rusak saat gempa 7,3 Mentawai pada Selasa 25 April 2023 lalu yang berbunyi setelah terjadinya gempa.

"Jumlah sirine Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar itu ada sebanyak 42 unit dan ada sekitar 14an yang mengalami eror kemarin itu," katanya. (*)

Editor : Redaksi
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini