Rekonstruksi Balita Tewas Ditangan Ayah Tirinya di Kota Pariaman, Dipicu Muntah Dikarpet

×

Rekonstruksi Balita Tewas Ditangan Ayah Tirinya di Kota Pariaman, Dipicu Muntah Dikarpet

Bagikan berita
Rekonstruksi penganiayaan balita berusia 4 tahun oleh ayah tirinya di Pariaman. (Foto: Istimewa)
Rekonstruksi penganiayaan balita berusia 4 tahun oleh ayah tirinya di Pariaman. (Foto: Istimewa)

HALONUSA - Sebuah insiden tragis menimpa seorang anak berusia 4 tahun berinisial NZA di Kota Pariaman, yang meninggal setelah dianiaya oleh ayah tirinya, DA, berumur 38 tahun.

Peristiwa ini bermula dari hal yang sangat sederhana, ketika sang anak muntah saat diberi makan oleh ayah tirinya. Hal ini memicu kemarahan DA yang kemudian menganiaya NZA dengan brutal.

Kejadian ini terungkap lebih lanjut dalam rekonstruksi yang diadakan oleh kepolisian di Pariaman Selatan pada 4 April 2024.

Selama rekonstruksi, yang menampilkan 21 adegan kekerasan, terdengar isak tangis dari ibu kandung NZA yang menyaksikan ulang penganiayaan yang dialami putranya.

Rekonstruksi dimulai dari momen ketika ibu NZA, Liza, meninggalkan rumah untuk berjualan dekat RSUD Pariaman pukul 13.30, meninggalkan NZA yang sedang tidur.

NZA kemudian terbangun sekitar pukul 16.30 dan mengalami diare serta muntah. Setelah itu, DA membantu memandikan NZA dan memberinya makan, tetapi tidak lama kemudian NZA muntah lagi.

Kekerasan terjadi saat DA, yang baru menikah dengan Liza selama empat bulan, terprovokasi oleh muntah di karpet ruang tamu.

Ia mulai memarahi dan memukul paha NZA berkali-kali. Dalam keadaan kesakitan, NZA menangis dan menyebut bahwa hanya ibu dan ayah kandungnya.

Mendengar ini, DA menjadi semakin marah dan memukul perut NZA dengan keras lebih dari tiga kali.

Kondisi NZA semakin memburuk saat DA, tanpa rasa belas kasihan, terus memukul punggung dan kepala NZA.

Editor : Heru C
Bagikan

Berita Terkait
Terkini