Harga Garam Melejit, Pelaku Pengolahan Ikan Kering di Padang Menjerit, Rugi hingga Puluhan Juta

×

Harga Garam Melejit, Pelaku Pengolahan Ikan Kering di Padang Menjerit, Rugi hingga Puluhan Juta

Bagikan berita
Pengolah ikan asin sedang menjemur ikan di tempat penjemuran . (Foto: pixabay)
Pengolah ikan asin sedang menjemur ikan di tempat penjemuran . (Foto: pixabay)

HALONUSA.COM - Di wilayah pesisir pantai seperti di Kota Padang sejak dahulu. Sebagian masyarakat hidup sebagai nelayan yang dilakoni oleh kaum pria.

Untuk membantu perekonomian keluarga tidak jarang kaum ibu-ibu turut membantu suaminya tidak sebagai nelayan. Melainkan berprofesi sebagai pengolah ikan asin, seperti yang terlihat di Sentra Pengolahan ikan asin kota Padang di Kelurahan Pasie Nan Tigo.

Di sini setiap hari ada sekitar 7 hingga 10 orang ibu-ibu yang bekerja sebagai pengolah ikan asin. Namun dilema kini dihadapi ibu-ibu pengolahan ikan asin ini karena kenaikan bahan baku garam membuat sejumlah pengusaha ikan asin mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah yang tentunya juga akan berdampak langsung kepada mereka.

Pasalnya, untuk mendapatkan upah ibu-ibu yang bekerja di sini dibayar berdasarkan jumlah baskom yang dikerjakan yakni Rp15.000 per baskom.

Baca juga:

pengolah ikan asin di Kota Padang, Rita mengakui, awalnya usaha tersebut cukup menguntungkan bagi pengusaha maupun pekerja. Namun sejak tahun 2022 bahan baku garam mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Rita menyebutkan, kenaikan sangat terasa sejak 3 bulan belakangan yang mencapai Rp300.000 dengan harga semula dengan kisaran Rp100.000 hingga Rp150.000 per karung ukuran 50 kg.

"Kita olah ikan kering kalau cuaca buruk kan mahal, jadi nggak bisa diolah. Harganya sekarang ini Rp200 ribu kalau biasanya kan Rp350 ribu. Ketika garam murah ikannya yang gak ada karena cuaca buruk," katanya.

Rita menambahkan, harga ikan Rp60.000 bahkan saat ini turun Rp40.000. Sekarang bos malah merugi sampai Rp20 juta sudah mencapai 3 bulan.

Selain itu, pengelola pengolahan ikan asin masih tetap berpikir karena stok garam yang lama masih ada tersimpan di gudang. Sedangkan harga jual ikan tergantung dengan harga pasaran saat ini. (*)

Editor : Tisya
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini